28 Sep 2011

Author: DWI YANRICKA SARIPONDANG | Filed under: Uncategorized

institut pertanian bogor

28 Sep 2011

Author: DWI YANRICKA SARIPONDANG | Filed under: Uncategorized

Penelitian cara pembuatan minuman bubuk jambu biji (Psidium guajava L.) dengan menggunakan alat pengeringan semprot (spray drier) ini dilakukan untuk mengolah lebih lanjut buah jambu biji yang banyak dihasilkan di Indonesia. Disamping itu juga untuk memudahkan distribusi dan nilai guna dari buah jambu biji,khususnya jambu biji jenis susu.

sumber : Lindawati, Lusia

10 Aug 2011

Pertanian di Mentawai

Author: DWI YANRICKA SARIPONDANG | Filed under: Informasi Pertanian Mentawai

Pertanian di Kabupaten Kepulauan Mentawai

Penugasan MPKMB kali ini, saya akan sedikit memaparkan gambaran tentang pertanian yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Pertanian dapat membantu dalam pembangunan negara karena merupakan suatu sektor yang sangat strategis untuk membangun suatu wilayah, namun demikian perlu dipertimbangkan segala aspek yang mendukung terwujudnya kemajuan pertanian di wilayah tersebut. Pertanian dapat memberikan lapangan kerja bagi masyarakat sehingga dapat mengurangi adanya peningkatan pengangguran.

Kabupaten Kepulauan Mentawai terdiri dari beberapa pulau yang daerahnya didominasi oleh lautan. Kabupaten Kepulauan Mentawai merupakan salah satu kabupaten yang ada di Sumatera Barat, Indonesia. Kabupaten ini dibentuk berdasarkan UU RI No. 49 Tahun 1999 dan dinamai menurut nama asli geografisnya. Kabupaten ini terdiri dari 4 kelompok pulau utama yang berpenghuni yaitu Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Pulau Pagai Selatan yang dihuni oleh mayoritas masyarakat suku Mentawai. Selain itu masih ada beberapa pulau kecil lainnya yang berpenghuni namun sebahagian besar pulau yang lain hanya ditanami dengan pohon kelapa. Sebagian besar penduduknya bercocok tanam. Pada saat ini, produksi dari pertanian yang ada yakni Produksi tanaman pangan, Cokelat, kelapa, Pinang, serta tanaman perkebunan yakni cengkeh, pala dan sebagainya. Pembangunan pertanian lebih difokuskan dalam rangka meningkatkan pendapatan para petaninya mengingat jumlah penduduknya yang mayoritas petani di mana keseluruhan penduduknya sekitar 68.097 jiwa (2008). Prospek pertanian sangat baik dilakukan diwilayah tersebut karena didukung oleh iklim tropis dan curah hujannya per tahunnya baik yang memungkinkan untuk berkembangnya pertanian diwilayah tersebut. Kegiatan pertanian yang dilakukan sebagian besar penduduknya kebanyakan melakukannya secara serentak yakni dalam hal menanam padi, setiap individu melakukan penyemaian benih secara bersamaan dengan jangka waktu tertentu dan menanam secara bersamaan dengan konsep saling membantu atau gorong royong. Penduduk yang berada disekitar pesisir pantai selain dari menanam padi di sawah, mereka juga fokus pada produksi kelapa, sebagian besar penduduknya yang berada disekitar pantai menekuni pencaharian tersebut dan kelapa tersebut dijual dalam bentuk kopra. Hasil olahan kelapa tersebut dijual untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat sehari-hari dan didistribusikan hingga ke daerah luar Sumatera Barat untuk diolah jadi minyak. Hasil pertanian berikutnya yakni cengkeh, cengkeh yang produksinya per-musim diproduksi dalam jumlah besar dengan harga yang telah ditetapkan oleh tengkulak tersebut.

Produksi cengkeh secara serentak dilakukan di daerah tersebut sehingga banyak tengkulak yang memainkan harga dari penjualan cengkeh tersebut sehingga dapat merugikan petani cengkeh tersebut. Tanaman pangan yang dihasilkan yakni ketela pohon, ubi, talas, pisang yang dapat mengatasi kurangnya sumber karbohidrat di wilayah tersebut. Sektor pertanian yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai diatur oleh Dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kabupaten Kepuluan Mentawai. Pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Kepulauan Mentawai dikelola oleh  dinas pertanian yang ada di masing-masing kecamatan sehingga dapat dikelola dengan baik. Fokus pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai dalam memajukan pertanian di wilyah tersebut yakni menjadikan Setiap kecamatan menjadi produksi padi sehingga dapat menanggulangi pasokan beras dari luar dan juga dapat memberikan pendapatan bagi masyarakat sekitar. Selain dari tanaman pangan, buah-buahan juga diprodusi diwilayah tersebut seperti durian, jambu, jambu mete, rambutan dan masih banyak lagi. Buah-buahan tersebut tentunya dijual oleh petani sehingga dapat memberikan masukan bagi petani. Dilihat dari pemanfaatan teknologi yang ada sekarang ini, pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai sudah mulai menerapkan sistem teknologi secara perlahan mulai dari adanya mesin pembajak lahan dan penggunaan pestisida untuk menanggulangi gulma dan hama lainnya. Penaggulangan akan minimnya pasokan air yang ada di area persawahan biasanya masyarakat menggunakan aliran sungai atau anak sungai untuk mengairi persawahan tersebut. Disisi lain, produksi pertanian yang ada yakni adanya sumberdaya ikan diwilayah tersebut sehingga dapat memasok kebutuhan ikan hingga di wilayah Sumatera Barat.

Demikianlah sedikit deskripsi mengenai pertanian yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai,  semoga informasi yang telah saya berikan dapat bermanfaat dan digunakan dengan sebaik-baiknya serta memenuhi tugas MPKMB’48. Apabila terdapat kesalahan dalam hal pengetikan dan tata bahasa yang sedikit keliru, saya mohon maaf.

Terima Kasih

 

Dwi Yanricka Saripondang Saogo

C54110088

 

 

10 Aug 2011

Hello world!

Author: DWI YANRICKA SARIPONDANG | Filed under: Uncategorized

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

bit torrents lotus karls mortgage calculator mortgage calculator uk Original premium news theme